View AllCantik

Latest News

Senin

Jangan Panik, Begini Cara Mengatasi Motor Mogok di Jalan

Pengetahuan tentang cara mengatasi motor mogok, mungkin menjadi hal berharga jika Anda pernah mengalaminya, apalagi penyebab kondisi ini sangat variatif.


Apalagi motor mogok di jalan memang bukan hal yang menyenangkan. Karenanya, memiliki pengetahuan tentang hal tersebut memang sangat penting bagi pengendara sepeda motor.


Mungkin hampir semua pengendara motor sudah pernah mengalami hal ini di tengah jalan. Panik, mungkin adalah hal pertama yang akan terjadi, apalagi bila awam pengetahuan tentang mesin kendaraan dan jauh dari bengkel. Nah, agar tidak panik, berikut ulasan mengenai penyebab dan cara mengatasinya.


Penyebab motor mogok



Mengutip website suzuki.co.id, untuk bisa mengantisipasi bagaimana cara mengatasi apabila motor yang dikendarai tiba-tiba mogok di jalan, terlebih dahulu hendaknya diketahui apa yang menjadi penyebabnya.


Disini, ada beberapa penyebab kendaraan bisa mengalami mogok serta cara mengatasinya, tentunya juga tergantung pada penyebabnya.


Pemilik kendaraan bermotor yang rajin melakukan pengecekan dan perawatan mesin kendaraan, bisa dipastikan tidak akan mengalami kondisi kendaraan mogok. Karena sebagian besar penyebab kendaraan  mogok adalah bersumber dari mesin kendaraan. 


Kehabisan Bahan Bakar


Penyebab motor mogok yang pertama dan paling ringan adalah kendaraan kehabisan bensin atau bahan bakar. Apabila hal ini terjadi, sudah pasti kendaraan tidak akan bisa berjalan, karena mesin kendaraan bermotor memang  bekerja karena adanya bahan bakar yang berupa bensin.


Ilustrasi Motor. (Net)


Pada saat bahan bakar habis, maka aliran atau suplai bahan bakar ke ruang pembakaran juga berhenti. Itu artinya, mesin tidak menerima suplai bahan bakar yang digunakan untuk melakukan pengapian yang membuat mesin menyala dan kendaraan bisa berjalan. Karena itulah akhirnya motor pun mogok.


Kran Bensin Tertutup


Tangki bensin masih penuh tetapi tiba-tiba motor mogok dan tidak bisa jalan? Hal ini juga bisa terjadi apabila kran saluran bensin ke karburator tertutup. Kran saluran tertutup ini bisa terjadi karena tersumbat oleh kotoran, dan bisa juga kran tertutup karena memang disengaja.


Kran saluran bensin ini berfungsi untuk mengalirkan bahan bakar ke arah karburator. Apabila saluran ini tertutup, maka bensin tidak akan bisa mengalir, dan otomatis mesin tidak akan bisa hidup. Kran ini bisa sengaja ditutup apabila kendaraan tidak akan digunakan dalam waktu yang cukup lama.


Busi Bermasalah


Penyebab motor mogok lainnya adalah busi motor. Busi sendiri berfungsi sebagai alat pengapian yang akan menghasilkan percikan api sehingga nantinya menghasilkan pembakaran dari campuran bahan bahan bakar dan udara. Ledakan kecil yang terjadi inilah yang menyebabkan mesin bisa menyala.


Busi yang bermasalah bisa terjadi karena busi tersebut memang rusak dan sudah tidak bisa dipakai lagi, dan bisa juga karena pada kabel busi terjadi masalah. Kabel busi yang bermasalah bisa terjadi karena ada kotoran yang menyumbatnya, sehingga percikan api tidak akan bisa sampai ke karburator mesin.


Kemungkinan lainnya adalah, sebenarnya yang bermasalah adalah businya. Biasanya hal ini bisa terjadi karena kepala busi kotor, dan bisa juga karena busi sudah rusak sehingga tidak bisa lagi menghasilkan percikan api. Kemungkinan lainnya adalah, karena pemasangan busi yang tidak tepat.


Mesin Terlalu Panas


Mesin motor yang terlalu panas juga bisa menyebabkan mesin tiba-tiba mati dan motor menjadi mogok. Hal ini bisa terjadi apabila motor digunakan dalam perjalanan yang cukup jauh yang mengakibatkan mesin terus menyala tanpa henti.


Pemakaian kendaraan bermotor tanpa istirahat, akan menimbulkan suhu panas akibat adanya sistem pembakaran yang terjadi atau akibat gesekan piston. Hal ini mengakibatkan pelumas tidak mampu meredam suhu panas yang ada, dan mengakibatkan piston memuai dan akhirnya macet.


Oli Mesin Habis


Oli menjadi bagian yang sangat penting bagi kendaraan bermotor, karena dibutuhkan untuk bahan perapat antar komponen kendaraan tersebut. Selain itu, oli juga dibutuhkan untuk mengurangi gesekan antar komponen yang menyebabkan timbulnya panas.


Kehabisan oli, otomatis akan membuat gesekan yang terjadi pada komponen-komponen kendaraan menjadi semakin besar, dan panas yang ditimbulkan juga semakin besar. Kehabisan oli ini bisa menyebabkan mesin menjadi panas dan akibatnya kendaraan menjadi mogok.


Cara Mengatasi Motor Mogok di Jalan


Cara mengatasi motor mogok, tentunya tergantung dari penyebab yang terjadi. Karena penyebab dari motor mogok ada beberapa macam, maka cara menanganinya juga cukup variatif, tergantung dari penyebab yang dialami oleh kendaraan bermotor tersebut.


Akibat Bahan Bakar Habis


Motor mogok di jalan akibat kehabisan bensin? Saat berkendara, tiba-tiba laju motor seperti tersendat-sendat lalu mesin mati dan motor berhenti, bisa terjadi karena bahan bakar habis.


Cara mengatasinya, tentunya hanya bisa dilakukan dengan mengisi bahan bakar, sehingga motor kembali bisa berjalan.


Untuk mengantisipasi motor mogok di jalan akibat kehabisan bahan bakar, sebaiknya sebelum digunakan, dilakukan pengecekan dengan membuka tangki bensin terlebih dahulu.


Apalagi bagi kendaraan yang indikator bensinnya sudah mati, hal ini semakin penting. Tentu tujuannya agar motor tidak kehabisan bensin saat di perjalanan yang jauh dari tempat pengisian bahan bakar. 


Akibat Busi Rusak


Apabila motor mogok dikarenakan busi bermasalah, cara mengatasinya adalah dengan mengecek kondisi busi tersebut apakah masih berfungsi atau tidak. Anda bisa melakukannya dengan membersihkan kepala busi dengan cara menggosoknya, kemudian menyalakan mesin sambil mendekatkan busi ke bagian mesin.


Apabila terjadi percikan api biru, maka busi masih berfungsi dan bisa segera dipasang kembali. Tetapi, bila sudah tidak ada percikan api yang timbul, maka harus dilakukan penggantian busi yang baru, karena itu berarti busi sudah tidak bisa berfungsi.


Jangan lupa untuk melakukan pengecekan pada selang busi, apakah tersumbat oleh kotoran atau tidak. Apabila busi masih bisa berfungsi, tetapi mesin sudah tidak bisa menyala, bisa jadi ada kotoran yang menyumbat di dalamnya, sehingga percikan api tidak bisa sampai pada mesin motor.


Akibat Mesin Terlalu Panas


Untuk mengatasi motor mogok yang disebabkan mesin terlalu panas solusinya hanya satu. Solusi tersebut yakni mengistirahatkan mesin dengan cara menghentikan kendaraan, hingga mesin motor benar-benar dingin.


Setelah mesin benar-benar dingin, maka kendaraan bisa kembali digunakan dan perjalanan bisa dilanjutkan lagi. Tetapi sebelumnya, bisa dilakukan pengecekan dengan melepas busi. Hal ini dilakukan setelah mesin benar-benar dingin.


Selanjutnya, oleskan sedikit oli atau pelumas pada lubang tempat busi, untuk melumasi piston yang tersumbat dan menyebabkan motor mogok, lalu mesin bisa kembali dinyalakan.


Untuk mengantisipasi kendaraan mogok akibat mesin yang terlalu panas, sebaiknya Anda tidak melakukan perjalanan jauh tanpa berhenti. Sebaiknya beristirahatlah di tengah perjalanan, agar bisa memberi kesempatan kepada mesin motor untuk istirahat, sehingga tidak akan mogok karena mesin terlalu panas.


Motor mogok di jalan memang bisa diatasi asalkan diketahui penyebabnya dengan tepat, sehingga cara yang diterapkan pun benar. Tetapi, keadaan ini bisa dihindari dan diantisipasi, dengan cara melakukan pengecekan dan perawatan teratur di bengkel resmi  terdekat.

Selasa

Tak Perlu Panik, Ini Perbedaan Gejala Virus Corona dengan Flu Biasa

Akhir-akhir ini, masyarakat diselimuti kekhawatiran akibat wabah virus Corona. Pasalnya, infeksi yang menyerang sistem pernapasan ini memiliki gejala yang mirip dengan flu biasa, namun bisa berakibat fatal. Lantas, apa yang membedakan flu biasa dengan infeksi virus Corona atau COVID-19?


Baik flu biasa maupun COVID-19 sama-sama disebabkan oleh virus yang menyerang saluran pernapasan manusia. Namun, kedua virus ini berasal dari golongan yang berbeda dan memiliki karakteristik yang berbeda pula.


Virus penyebab flu berasal dari golongan rhinovirus. Virus ini menyebar dari manusia ke manusia dan paling sering menyerang anak-anak atau remaja. Infeksi rhinovirus bisa terjadi sepanjang tahun, tapi paling sering di musim hujan. Sedangkan COVID-19 disebabkan oleh virus dari golongan coronavirus.


Perbedaan Gejala Flu Biasa dan Infeksi Virus Corona


Mengutip alodokter.com, berikut ini adalah perbedaan gejala flu biasa dengan gejala infeksi virus Corona atau COVID-19:


Flu biasa


Flu biasa terjadi ketika rhinovirus menyerang saluran pernapasan. Umumnya, keluhan yang muncul datang dari hidung dan tenggorokan (saluran pernapasan atas). Gejala-gajalanya adalah sebagai berikut:


* Bersin-bersin

* Hidung tersumbat dan berair

* Sakit tenggorokan

* Sakit kepala ringan

* Batuk

* Demam (jarang)


Gejala-gejala tersebut biasanya muncul 1–3 hari setelah terpapar virus dari orang lain yang sedang sakit.


COVID-19

Sama seperti rhinovirus, virus Corona juga menginfeksi saluran pernapasan. Oleh karena itu, orang yang menderita COVID-19 bisa mengalami gejala yang mirip dengan flu. Meski begitu, virus Corona yang sekarang sedang mewabah lebih sering menyebabkan keluhan pada saluran pernapasan bawah. 


Virus Corona bisa menyerang siapa saja, termasuk ibu hamil atau menyusui serta bayi dan anak-anak. Munculnya gejala COVID-19 ini disebabkan oleh reaksi tubuh untuk melawan virus Corona.


Ilustrasi. (Pixabay)



Ada 3 gejala utama yang dapat muncul pada COVID-19, yaitu:


* Demam tinggi

* Batuk

* Sesak napas


Pasien juga bisa mengalami gangguan pengecapan atau penciuman, nyeri otot, sakit kepala, sakit tenggorokan, pilek, diare, mual, dan muntah. Namun, gejala ini tidak selalu terjadi pada pasien COVID-19.


Pada kasus yang parah, infeksi virus Corona bisa menyebabkan komplikasi yang serius, seperti sindrom gangguan pernapasan akut, pneumonia (infeksi paru) yang berat, edema paru, dan kegagalan fungsi organ-organ tubuh, misalnya ginjal. Gejala infeksi virus Corona yang berat ini lebih sering terjadi pada lansia dan orang yang memiliki kondisi medis tertentu.


Pengobatan Flu dan Infeksi Virus Corona


Pengobatan ataupun vaksin untuk infeksi flu dan infeksi virus Corona atau COVID-19 tidak bisa disamakan, karena kedua penyakit ini memang sangat berbeda. Berikut adalah penjelasan mengenai pengobatan flu dan infeksi virus Corona:


Flu biasa


Flu umumnya dapat sembuh sendiri dalam waktu 4–9 hari. Semakin kuat daya tahan tubuh, semakin cepat flu sembuh. Oleh karena itu, dokter akan menyarankan penderita flu untuk banyak beristirahat, makan makanan bernutrisi, dan minum air putih yang cukup.


Sementara untuk meringankan gejala flu, dokter biasanya akan memberikan:


* Chlorpheniramine dan pseudoephedrine
Obat flu dengan kombinasi ini bisa dikonsumsi untuk meredakan keluhan hidung tersumbat dan berair. Chlorpheniramine bekerja dengan cara menghambat senyawa histamin yang menyebabkan pembengkakan pada pembuluh darah hidung, sementara pseudoephedrine akan mengecilkan pembuluh darah yang melebar akibat histamin.

* Paracetamol dan ibuprofen

* Kedua obat ini bisa Anda gunakan untuk mengatasi gejala flu yang disertai dengan demam ringan. Baik paracetamol maupun ibuprofen tersedia dalam beragam merek, serta sangat mudah ditemukan di apotek atau toko obat.

* Kombinasi paracetamol, chlorpheniramine, pseudoepherine, dan guaifenesin
Jika mengalami flu yang disertai demam, batuk berdahak, dan pilek, Anda bisa mengonsumsi obat flu dengan kombinasi paracetamol, chlorpheniramine, pseudoephedrine, dan guaifenesin untuk meredakan gejala-gejala tersebut.


COVID-19


Gejala COVID-19 yang seperti flu biasa dapat diringankan dengan obat flu. Apabila mengalami sesak napas yang ringan, Anda juga bisa mencoba beberapa cara atau posisi untuk mengatasi sesak napas.


Namun ingat, Anda tetap disarankan untuk melakukan isolasi mandiri untuk mencegah penyebaran virus ke orang lain.


Untuk kasus COVID-19 yang gejalanya berat, Anda harus memeriksakan diri ke dokter dan menjalani perawatan di rumah sakit. Pengobatan resmi untuk COVID-19 belum ditemukan, namun ada beberapa antivirus yang diduga bisa bermanfaat untuk mengatasi penyakit. Pengobatan utama di rumah sakit sejauh ini ditujukan untuk menjaga kondisi pasien dan mengatasi komplikasi yang muncul agar tidak berakibat fatal.


Pengobatan ditujukan untuk menjaga kondisi pasien dan mengatasi komplikasi yang muncul agar tidak berakibat fatal.

Meski belum ditemukan vaksin yang dapat mencegah infeksi virus Corona, Anda bisa meminimalkan risiko terkena infeksi ini dengan cara:


* Mencuci tangan dengan air dan sabun setidaknya selama 20 detik.

* Menggunakan masker setiap beraktivitas di luar ruangan atau di tempat umum.

* Memperbanyak minum air putih.

* Beristirahat yang cukup.

* Tidak menyentuh mata, hidung, dan mulut dengan tangan yang kotor.

* Menghindari kontak dengan orang yang sedang batuk dan demam.


Infeksi virus Corona bisa menimbulkan gejala yang ringan hingga yang sangat berat dan mengancam nyawa. Gejala COVID-19 yang ringan memang bisa mirip dengan gejala flu biasa. Oleh karena itu, Anda perlu lebih jeli mengenali perbedaannya, berdasarkan penjelasan di atas.


Bila Anda mengalami gejala-gejala flu, terutama yang tidak sembuh lebih dari 1 minggu dan disertai demam tinggi, segera periksakan diri ke dokter untuk memastikan penyebabnya.

Sabtu

Ini yang Dirasakan Cewek Pendiam Saat Bercinta

Untuk kamu si cewek pendiam, bercinta dengan pasangan bisa jadi sesuatu yang membuatmu keringat dingin. Entah karena kamu memang tak mau membicarakan hal-hal yang bersifat intim, atau sulit sekali bagimu untuk menyampaikan pikiranmu. 


Meskipun begitu, berkomunikasi dengan baik soal kehidupan seks kalian tetap penting dan harus dijalani. Kalian berdua harus sama-sama berkompromi untuk mencapai titik tengahnya. Namun, tetap saja bercinta jadi PR besar buatmu pada momen-momen berikut ini. 

Ilustrasi. (Pixabay)


Mengutip popbela.com, Ini Dia yang Dirasakan Cewek Pendiam Saat Bercinta.


1. Ketika pasanganmu bertanya, "Kamu suka yang seperti apa, Sayang?"



Pertanyaan ini tampaknya sederhana sekali. Tapi ketika kamu harus menjawab pertanyaannya seperti, "Enak tidak, Sayang?", kamu akan semakin kehilangan kata-kata. Parahnya lagi, kamu bisa jadi kehilangan minat karena terlalu stres memikirkan harus menjawab apa. Kalau kamu benar-benar belum nyaman untuk pembicaraan seperti ini tapi dia ingin memastikan bahwa kamu menikmati sesi panas kalian, mintalah padanya untuk memberi pertanyaan dengan jawaban ya dan tidak saja sehingga kamu bisa mengangguk atau bergumam saja untuk menjawabnya, tak perlu menyusun atau sibuk memikirkan kata-kata apa pun. 


2. Ketika pasanganmu memintamu untuk berkata-kata nakal


Kalau ditanya soal pendapat saja kamu sudah keringat dingin, apalagi ketika dia memintamu untuk membisikkan kata-kata nakal padanya. Dalam hati kamu tahu bahwa dia sangat menginginkannya dan kamu juga ingin menambah bumbu-bumbu sedap pada permainan kalian. Tapi tenang dulu, jangan langsung panik dan minta untuk berhenti. Kamu bisa memulai pelan-pelan dengan memberi tahu dia apa yang kamu sukai dari pasanganmu atau apa yang kamu rasakan saat itu. Kamu tak harus langsung jadi master dirty talk kok, dalam satu malam. 


3. Ketika pasanganmu bertanya, "Kok diam saja, Sayang?"


Mungkin kamu tak begitu nyaman untuk membuat suara, mendesah di telinganya, atau mengatakan apa pun. Kamu lebih suka untuk menghayati momen dengan berdiam diri dan merasakan sensasi fisiknya saja. Tapi saat pasanganmu bertanya mengapa kamu diam saja, kamu malah jadi serba salah. Kalau memang kamu tidak nyaman, bicarakan baik-baik dengan pasangan bahwa kamu akan merasa canggung kalau harus memberikan efek suara atau bahkan berbicara saat bercinta dengannya. Sampaikan hal ini saat suasana hati kalian sedang baik dan tenang, jangan di tengah-tengah sesi kalian. 


Nah, benar tidak yang kamu rasakan, FedStylers? Tenang saja dan tak usah merasa bersalah karena kamu tidak sendirian! Tak ada yang salah kok dengan menjadi cewek pendiam, yang penting kamu dan pasangan mau sama-sama berkompromi.

Rabu

Kenali Jenis – Jenis Ngambek Cewek dan Cara Menghadapinya

Dalam hubungan pacaran, pasti dibumbui manis, asam bahkan pahit. Seperti aneka rasa makanan ya? Tapi memang itu faktanya. Buat Toppers yang sedang menjalin hubungan apalagi sudah cukup lama pasti sering merasakannya kan dong? Hehe. Pacaran memang gak selalu manis kok. Pasti di samping itu juga ada bumbu – bumbu lain yang menghiasi hubungan kalian. Misalnya saat si dia sedang ngambek? Nah.. Kalau yang satu ini pasti pernah kalian alami dong? Menghadapi pacar yang ngambek memang gampang – gampang susah. Kamu perlu pintar – pintar membujuknya, kalau tidak wah.. bisa bahaya lho!


Buat kamu yang bingung gimana cara menghadapi pasangan kamu yang sedang ngambek gak perlu galau – galau mesti gimana. Fedstyle akan ungkap cara ampuh untuk mengatasi pacar kamu yang sedang ngambek. Yang perlu kamu ketahui ternyata ngambek itu juga ada jenis – jenisnya lho! Dan cara menghadapinya juga ternyata berbeda – beda lho! Mending langsung kita cari tau aja yuk satu per satu.


Ilustrasi. (Net)



Ngambek sayang


Ngambek tapi sayang? Bingung ya Toppers gimana caranya ngambek tapi sayang? Tapi ternyata ada lho! Ngambek gak selalu harus diikuti dengan rasa marah. Karena ngambek jenis ini adalah saat cewek kamu sedang memberikan perhatian tapi gak kamu tanggapin alias dicuekin. Seperti misalnya cewek kamu ngambek karena kamu gak makan selama 4 hari atau gak mandi selama seminggu. Nah, perhatian – perhatian kecil tersebut yang sengaja atau tidak sengaja kamu hiraukan akan membuat si dia ngambek karena kamu gak nurut. 


Untuk menghadapi jenis ngambek yang satu ini gampang kok. Kamu tinggal nurut aja sama perhatian yang diberikan si cewek. Seperti nurut saat disuruh makan atau mandi. Karena saat si cewek udah mulai gak perhatian lagi justru nanti kamu yang bingung lho! Hehe.


Ngambek tanpa alasan


Kalau kamu sedang jalan bareng si dia terus tiba – tiba gak ada petir, gak ada hujan pacar kamu sudah memperlihatkan tanda – tanda ngambek seperti tiba – tiba diem, bete, dan cemberut. Sebagai cowok tentu kita bingung dan gak tau mesti gimana. Jenis ngambek yang satu ini memang agak susah dimengerti Toppers. Tapi, ternyata cara menaklukkannya gak se-sulit yang dibayangin kok. 


Caranya adalah dengan mengajak pasangan kamu. Makan. Iya makan. Biasanya cewek yang tiba – tiba diem itu karena kelaparan dan pengin makan. Dijamin setelah kamu ajak makan, moodnya akan kembali seperti biasa lagi. Apalagi kalau kamu ajak dia menyantap makanan favorit dia.


Ngambek PMS


Salah satu tantangan seorang cowok adalah saat menghadapi ceweknya yang sedang PMS atau Premenstrual Syndrome atau bahasa awamnya datang bulan. Karena biasanya pada masa – masa tersebut para cewek akan mengalami masa yang tidak menentu alias mood yang naik turun dikarenakan faktor hormon, mood, dan kenyamanan yang tidak menentu. 



Yang perlu kamu lakukan saat menghadapi cewek yang ngambek karena sedang melewati masa PMS ini gak jauh – jauh dari bersabar dan selalu ada buat dia. Karena dengan begitu, pasangan kamu akan menyadari bahwa kamu selalu setia mendampinginya saat melewati fase – fase terberat saat PMS.


Ngambek beneran


Kalau ngambek jenis ini sih udah bukan main – main lagi Toppers dan udah mencapai ke tahap ngambek yang serius. Biasanya si cewek ngambek beneran karena pasangannya berbuat kesalahan seperti lupa tanggal jadian, gak angkat telepon atau yang paling mengerikan adalah ke gap lagi jalan sama cewek lain. Wah.. Kalau dibiarkan bisa terjadi perang dunia ke tiga nih! 



Untuk menghadapi jenis ngambek yang satu ini pastinya kamu harus minta maaf sungguh – sungguh ke pasangan kamu. Kalau masih belum mempan, kamu bisa membuat permintaan maaf yang terlihat sedikit usahanya agar hati pasangan kamu luluh. Gak perlu yang ribet kok Toppers, misalnya dengan memberikan kado berupa barang favorit dia atau bisa juga kamu merekam permintaan maaf kamu lewat voice note atau boneka yang bisa merekam suara. Meskipun sederhana tapi so sweet kan FedStylers?


Ngambek tapi diem


Kamu pernah menghadapi situasi dimana pasangan kamu di ajak ngomong cuma bisa diem, sms gak dibales plus di telepon gak diangkat? Jika pacar kamu sudah berperilaku seperti itu patut diwaspadai! Karena jenis ngambek ini adalah yang paling menyeramkan, di saat cewek kamu ngambek tapi ketika ditanya atau dibujuk doi cuma bisa diem yang bikin kamu mati kutu dan gak tau mau ngomong apa. 



Sebenarnya menghadapi cewek yang sudah mencapai tahap ngambek sampai diem ini gak ada rumus atau cara pasti sih Toppers. Karena semuanya kembali ke diri Toppers masing – masing. Jika kamu jadi ikut terbawa emosi karena pasangan kamu cuma diem aja, lebih baik kamu ingat – ingat kembali masa indah saat pedekate bersama si dia sampai akhirnya kalian yakin dan memutuskan untuk berpacaran. Kalau kamu memiliki keberanian dan sedikit nekat, kamu bisa langsung memeluk si dia saat itu juga. Karena konon sebuah pelukan itu bisa meredam amarah dan emosi.


Gimana FedStylers? Sekarang udah gak perlu bingung lagi menghadapi pacar kamu saat ngambek kan? Biasanya pasangan kamu sering ngambek jenis yang mana nih? (pedia)

Kamis

Nikotin vs Tar, Manakah yang Lebih Berbahaya?

Terdapat beragam zat kimia pada rokok. Namun, dua kandungan di dalam rokok yang paling banyak dikenal orang adalah nikotin dan tar. Pertanyaannya, antara nikotin dan tar, manakah yang lebih berbahaya?


Mengutip alodokter.com, pembakaran pada rokok menghasilkan sekitar 7000 bahan kimia di dalamnya. Setidaknya ada 250 zat di dalam rokok yang berbahaya, dan 69 jenis di antaranya diketahui bersifat karsinogenik, yaitu dapat menyebabkan kanker. Di antara sekian banyak zat kimia pada rokok, nikotin dan tar adalah yang paling umum diketahui.


Lebih Berbahaya Nikotin atau Tar?


Sebelum menentukan zat manakah yang lebih berbahaya, Anda perlu tahu dulu apa itu nikotin dan tar. Berikut adalah penjelasannya:

Nikotin


Nikotin adalah senyawa kimia yang secara alami ada pada berbagai tumbuhan. Sama halnya dengan kafein, nikotin bersifat stimulan ringan dan adiktif sehingga dapat menimbulkan efek ketergantungan. Karena sifatnya yang adiktif, menyebabkan para perokok sulit untuk berhenti merokok.


Saat masuk ke dalam tubuh, nikotin dapat merangsang otak untuk melepaskan hormon dopamin yang membuat perasaan menjadi lebih senang dan tenang untuk sementara waktu.


Sumber nikotin yang paling tinggi konsentrasinya terdapat pada tanaman tembakau. Namun ternyata nikotin tidak hanya terdapat pada tembakau, tanaman lain dari rumpun Solanaceae, seperti kentang, terung, atau tomat, juga mengandung nikotin.


Meski bersifat adiktif, nikotin bukanlah penyebab utama penyakit akibat kebiasaan merokok. Sebuah penelitian yang dilakukan oleh UK Royal College of Physicians, institusi medis di Inggris, membuktikan bahwa risiko penyakit akibat kebiasaan merokok bukan disebabkan oleh nikotin, melainkan kandungan lain yang berbahaya dari asap rokok akibat pembakaran.


Akan tetapi, nikotin memang tidak untuk dikonsumsi anak di bawah usia 18 tahun maupun ibu hamil. Paparan nikotin pada anak-anak diketahui dapat mengganggu perkembangan otak serta meningkatkan risiko munculnya perilaku impulsif dan gangguan mood.


Sementara itu, paparan nikotin pada ibu hamil diketahui dapat menghambat tumbuh kembang janin, serta meningkatkan risiko terjadinya kelahiran prematur dan berat badan lahir yang rendah pada bayi.


Ilustrasi. (Pixaba)


Tar


Berbeda dengan nikotin yang memang alami terdapat di tembakau, tar adalah zat kimia dan partikel padat (solid carbon) yang hanya dihasilkan saat rokok dibakar. Tar merupakan zat yang memiliki sifat karsinogenik atau dapat memicu pertumbuhan sel-sel kanker di dalam tubuh.


Tar juga bisa menumpuk di gigi dan menyebabkan gigi menjadi berwarna kekuningan atau kecokelatan. Zat kimia ini dapat menempel pada lapisan terluar gigi (email), sehingga membuat gigi tampak lebih kuning. Gigi juga bisa semakin terlihat menguning dan mengalami kerusakan, jika tidak dirawat dengan baik dan benar.


Ketika terhirup, tar akan mengendap di dalam paru-paru. Dalam jangka waktu yang lama, endapan tar dapat menimbulkan berbagai macam penyakit di paru-paru, seperti emfisema, bronkitis, PPOK, dan kanker paru.


Tidak hanya berdampak buruk bagi paru-paru, tar dapat masuk ke dalam aliran darah dan mengganggu kesehatan organ tubuh lainnya. Masalah kesehatan yang bisa terjadi akibat paparan tar antara lain adalah penyakit gusi, gangguan kesuburan atau kemandulan, diabetes, kanker mulut, dan penyakit jantung.

Cara untuk Mencegah Bahaya Nikotin dan Tar


Dari penjelasan di atas dapat disimpulkan bahwa nikotin dan tar adalah dua zat yang jauh berbeda. Nikotin menyebabkan ketergantungan dan umumnya menjadi penyebab perokok sulit berhenti merokok, sedangkan tar adalah zat berbahaya yang berisiko memicu penyakit pada perokok.


Akibatnya, zat berbaya pada rokok, khususnya tar, formaldehida, dan karbon monoksida, akan terus masuk ke dalam tubuh perokok hingga akhirnya menimbulkan berbagai masalah kesehatan seperti yang telah dijelaskan di atas.


Oleh karena itu, untuk mencegah beragam bahaya merokok, cara terbaik yang bisa dilakukan tentunya adalah berhenti merokok.


Berhenti merokok memang tidak mudah, terutama bagi orang yang sudah merokok selama bertahun-tahun atau sudah kecanduan nikotin. Namun, ini bukanlah sesuatu yang mustahil.


Pertama-tama, Anda perlu menyadari bahwa berhenti merokok akan mendatangkan banyak manfaat, khususnya bagi kualitas hidup Anda dan orang-orang di sekitar Anda. Singkirkanlah semua benda yang berhubungan dengan rokok dari jangkauan Anda, seperti asbak atau korek api.


Saat keinginan merokok muncul, cobalah untuk menahannya dan menyibukkan diri dengan aktivitas lain, misalnya berolahraga atau mengerjakan hobi.


Demi menjaga kesehatan diri sendiri serta melindungi keluarga dan orang-orang di sekitar Anda dari bahaya rokok, yuk, buatlah komitmen untuk berhenti merokok saat ini juga.


Namun, bila Anda sudah mencoba berbagai cara tapi sulit berhenti atau masih ingin mengonsumsi nikotin, Anda bisa mempertimbangkan untuk menggunakan produk tembakau alternatif lain dengan risiko paparan yang sangat rendah terhadap zat kimia berbahaya dibandingkan dengan rokok.


Alternatif tersebut antara lain tembakau kunyah, koyo nikotin, rokok elektrik, hingga tembakau yang dipanaskan (heated tobacco).


Pasalnya, risiko kesehatan akibat merokok memang utamanya dihasilkan dari pembakaran rokok yang menyebabkan produksi tar. Jika produk mengandung nikotin tidak dibakar, tar dan asap tidak akan terbentuk, sehingga dapat meningkatkan kualitas hidup perokok.


Hal tersebut sudah dibuktikan oleh penelitian ilmiah selama bertahun-tahun oleh lembaga kesehatan independen maupun pemerintah di berbagai negara, misalnya Inggris, Selandia Baru, dan Amerika Serikat.


Jika segala upaya telah dilakukan tapi Anda masih merasa kesulitan berhenti dari merokok, cobalah mencari informasi yang tepat dan tepercaya terkait cara efektif lain agar bisa berhenti merokok. Bila perlu berkonsultasilah ke dokter untuk mendapatkan saran dan penanganan yang tepat, misalnya terapi pengganti nikotin.

Senin

Cara Mudah Membuat Peredam Suara Bising Kabin Mobil

Suara bising yang berada di dalam kendaraan akibat getaran dari kendaraan yang membuat pengendara dan juga penumpang menjadi tidak nyaman kini bisa dicegah dengan membuat peredam yang dapat dilakukan secara mandiri.


Berikut cara membuat peredam dalam kabin dikutip dari laman resmi dari Auto2000

1. Memasang Busa Peredam Suara di Lantai Kendaraan Anda


Lantai mobil Anda memiliki luas permukaan yang sangat luas serta paling dekat dengan roda dan axle roda kendaraan Anda. Artinya, getaran berjalan langsung menuju lantai mobil yang menciptakan banyak kebisingan di dalam mobil.

Cara terbaik untuk meminimalkan getaran yang mengalir adalah dengan meletakkan alas peredam suara atau busa pelindung. Benda ini akan menyerap getaran dari lantai dan secara signifikan mengurangi kebisingan jalan.

"Banyak orang hanya menutupi area pengemudi dan penumpang depan saja. Namun untuk mendapatkan hasil maksimal, Anda juga harus menutupi area belakang dan bagasi mobil jika memungkinkan," tulis Auto2000 dalam laman resminya, dikutip Senin.


2. Lindungi Pintu Mobil Anda dengan Insulasi

Banyak mobil memiliki pintu yang sangat tipis dengan sekat yang minimal, seperti hanya ada rongga kosong di dalamnya. Mengisolasi pintu akan dapat memberikan dampak yang besar pada volume kebisingan di dalam kendaraan Anda. Untuk menginsulasi pintu, pertama-tama Anda perlu melepas panel bagian dalam.

Untuk melakukan ini, Anda perlu mencari dan membuka semua sekrup di bagian dalam pintu kendaraan yang akan mengekspos bagian dalam pintu. Ukur seberapa banyak insulasi yang dibutuhkan, selanjutnya pasang insulasi pilihan Anda.

Pastikan insulasi bisa menutupi pintu sebanyak mungkin dengan berhati-hati untuk menghindari bagian yang bisa bergerak seperti mekanisme kunci dan jendela.


Ilustrasi. (Pixabay).



3. Insulasi Atap Kendaraan

Seperti halnya pintu, atap mobil memiliki sekat minimal. Dengan menerapkan insulasi, Anda dapat mengurangi banyak kebisingan pada kendaraan dan menciptakan perjalanan yang lebih tenang. Selain itu, hal ini juga bisa membantu mencegah panas masuk ke dalam mobil, sehingga membuat kendaraan lebih nyaman untuk dikendarai.

Caranya, gunakan bahan peredam suara pilihan Anda. Gunakan bahan yang memiliki penyangga yang dapat dikupas dan lengket untuk pemasangan yang paling mudah. Lepaskan headliner kain, lalu berhati-hatilah agar bahan tidak rusak karena nantinya akan dipasang kembali.

Selanjutnya, ukur atap, terapkan pengukuran pada bahan peredam suara, dan potong sesuai ukuran, lalu pasang.


4. Mengganti Ban Anda

Percaya atau tidak, ban yang sedang digunakan mungkin menyebabkan kebisingan pada mobil Anda. Ban berdampak besar pada kebisingan di jalan raya. Hal ini karena ban menjadi satu-satunya bagian dari mobil Anda yang menyentuh tanah. Jadi getaran dari jalan serta ban itu sendiri akan bisa menembus masuk ke mobil Anda.

Oleh karena itu, mengganti ban secara efektif dapat membuat kegiatan berkendara Anda jadi lebih nyaman. Gunakan ban dengan ukuran yang sesuai dengan mobil.

Cara Samarkan Percakapan di WhatsApp Web Agar Tak Dilihat Orang Lain

Salah satu fungsi yang ditawarkan WhatsApp Web adalah memberikan kemudahan bagi pengguna yang harus tetap berkomunikasi dengan lewat WhatsApp sambil fokus bekerja menggunakan komputer. 


Lewat layanan ini, pengguna tak lagi harus mengecek ponsel apabila ingin mengirim atau membalas pesan melalui WhatsApp. Namun, untuk sebagian orang, WhatsApp Web menimbulkan sedikit ketidaknyamanan.


Layar PC atau laptop yang tergolong lebar membuat percakapan di WhatsApp bisa terlihat oleh orang lain. Misalnya ketika ada rekan kerja yang datang tiba-tiba ke meja Anda, dan tidak sengaja membaca percakapan WhatsApp Web. Hal ini tentu dapat mengganggu privasi pengguna. 


Untuk mengatasi masalah ini, pengguna WhatsApp Web dapat memanfaatkan ekstensi (extension) di browser Google Chrome dan Mozilla Firefox. Dengan mengaktifkan ekstensi ini, percakapan yang dilakukan di WhatsApp Web dapat disamarkan. 



Tidak hanya itu, detail seperti nama kontak, foto profil, hingga lampiran file dan gambar juga dapat ikut disembunyikan. Untuk melihat pesan yang telah disamarkan, pengguna cukup mengarahkan kursor mouse ke pesan yang ingin dilihat. 


Mengutip Kontan.co.id, berikut cara menyamarkan percakapan di WhatsApp Web sebagaimana dihimpun KompasTekno dari laman Support Google Chrome dan Mozilla, Selasa (20/4/2021). 

Ilustrasi. (ShutterStock)


WhatsApp Web di Google Chrome 


Pertama, Anda dapat mengunduh file ekstensi melalui tautan berikut ini. Setelah berhasil diunduh segera jalankan file untuk memasang ekstensi di browser Google Chrome.


Apabila file ekstensi sudah terpasang, Anda dapat membuka WhatsApp Web melalui Google Chrome. Ekstensi akan secara otomatis membuat tulisan percakapan di WhatsApp Web menjadi blur. Pengguna juga dapat melakukan pengaturan, misalnya memburamkan nama kontak, foto profil, serta lampiran file dan gambar. 



Caranya, klik ikon berbentuk "Puzzle" yang terletak pada menu bar browser. Selanjutnya, klik Privacy Extension for WhatsApp Web yang ditandai dengan ikon bergambar mata Lewat menu ini, pengguna bisa menyamarkan informasi yang tersedia seperti nama kontak, foto profil, hingga lampiran file dan gambar. 


Untuk mengaktifkan atau mematikan fitur ini dengan cara yang lebih mudah, pengguna hanya perlu menekan tombol kombinasi Alt + X pada WhatsApp Web. Untuk melihat pesan atau informasi yang disamarkan, pengguna cukup menggeser kursor mouse ke pesan yang diinginkan. 


WhatsApp Web di Mozilla Firefox 


Khusus pada Mozilla Firefox, pengguna dapat mengunduh file ekstensi melalui tautan berikut ini. Selanjutnya pasang file ekstensi tersebut pada browser Mozilla Firefox di komputer Anda. Setelah ekstensi sudah terpasang, Anda dapat mengaktifkan dan mematikan fitur ini dengan menekan tombol kombinasi Alt + X pada WhatsApp Web.


Pengguna dapat mengklik ikon bergambar mata yang terletak di menu bar browser untuk memburamkan informasi lain yang terdapat di WhatsApp Web. Jika sudah, pengguna dapat memilih informasi mana yang ingin ikut diburamkan


Untuk melihat pesan atau informasi yang disamarkan, pengguna cukup menggeser kursor mouse ke pesan yang diinginkan.