Minggu

Agar Tidak Tekor, Ini Cara Menghemat BBM di Masa Pandemi

Agar Tidak Tekor, Ini Cara Menghemat BBM di Masa Pandemi
FEC Media

FedStyle.id - Di masa pandemi seperti saat ini, kebutuhan sehari-hari harus tetap dipenuhi, termasuk kebutuhan akan BBM untuk transportasi. Cara menghemat BBM penting dipahami untuk menekan pengeluaran dan mendapatkan manfaat lainnya, khususnya di masa pandemi seperti ini.


Penggunaan kendaraan yang tidak tepat juga dapat menjadi penyebab cepatnya bahan bakar habis. Selain itu, perawatan kendaraan juga mempengaruhi keiritan bahan bakar dan kondisi mesin pada alat transportasi Anda. Berdasarkan suzuki.co.id, berikut beberapa cara yang dapat dilakukan untuk menghemat BBM.


Cara Menghemat BBM Berdasarkan Cara Pengisiannya


1. Perhatikan saat mengisi BBM di SPBU


Isilah bahan bakar di SPBU saat pagi hari. Selain antrian yang masih longgar, hal itu karena tangki penyimpanan SPBU yang berada di bawah tanah masih dalam kondisi dingin, sehingga BBM yang diisikan akan lebih kental dan terisi banyak.


Kebiasaan buruk yang sering dilakukan adalah tidak segera mengisi bensin sebelum tangki kendaraan kosong. Sebaiknya, segera isi saat masih setengah penuh agar tidak merusak mesin kendaraan. Bahan bakar yang masih ada tidak akan membuat BBM cepat menguap dan cepat berkurang jumlahnya.


Selain itu, perhatikan petugas SPBU yang melakukan pengisian. Kebiasaan petugas biasanya mempengaruhi jumlah isi bahan bakar yang diisikan. Mintalah petugas untuk tidak menekan tuas selang, karena dapat mengubah jumlah takaran BBM yang diisi menjadi lebih sedikit, tetapi nominal harganya lebih mahal.


2. Memilih BBM dengan oktan yang tinggi


Meski harganya lebih mahal, jenis BBM oktan tinggi lebih sempurna dalam proses pembakaran, dan akan mengonsumsi bahan yang lebih sedikit daripada jenis BBM oktan rendah. Harga memang menunjukkan kualitas, jadi tidak ada salahnya memilih yang lebih bagus untuk kondisi kendaraan Anda.


Ilustrasi mengisi BBM. (Foto: Halomonay)

Menghemat BBM Berdasarkan Cara Mengemudi


1. Tidak berkendara saat jam sibuk


Hindari kemacetan dan jam-jam sibuk saat akan berkendara. Lebih baik berangkat lebih awal untuk menjauhi penumpukan kendaraan di jalan raya. Selain menambah waktu, bahan bakar akan terbuang karena mesin yang menyala selama macet di jalan.


2. Mengatur Kecepatan Secara Bertahap


Kecepatan tinggi dapat menyebabkan perputaran mesin yang tinggi dan menghabiskan banyak bensin. Kecepatan terlalu rendah juga butuh menginjak pedal lebih dalam untuk menambah kecepatan dan konsumsi bahan bakar juga lebih besar. Karenanya, kemudikan kendaraan dengan kecepatan sedang.


3. Menggunakan gigi yang tepat


Penggunaan gigi tinggi saat jalan menanjak dapat menguras bahan bakar lebih banyak, begitupun menggunakan gigi rendah secara terus menerus saat jalanan normal. Jadi, atur gigi kendaraan secara tepat agar tidak menyebabkan pemborosan bahan bakar kendaraan.


4. Mematikan AC dan peralatan elektronik sebelum mematikan mesin kendaraan


Penggunaan bahan bakar kendaraan otomatis berjalan selama AC mobil dinyalakan. Sebaiknya tidak menyalakan AC ketika udara sedang sejuk, untuk menghemat bahan bakar. Buka sedikit saja jendela mobil agar udara lebih segar, dan jangan terlalu lebar karena bisa menimbulkan hambatan angin lebih besar.


Namun, jika dalam perjalanan jauh dan memerlukan kecepatan tinggi, maka boleh saja tetap menggunakan AC. Yang penting, sebelum mesin kendaraan dimatikan, AC dan peralatan elektronik dalam mobil juga dimatikan, demi menjaga kondisi mesin kendaraan Anda.


Menghemat BBM Berdasarkan Perawatan dan Kondisi Kendaraan


1. Perhatikan tekanan angin pada ban


Tekanan angin ban berhubungan dengan penggunaan bahan bakar kendaraan, karena jika tekanan ban kendaraan kurang, maka tenaga yang dibutuhkan untuk bergerak akan lebih besar. Jadi, selalu perhatikan kondisi ban kendaraan setiap saat. Jika isi tekanan pada ban kendaraan cukup dan sesuai, maka kendaraan akan lebih ringan digerakkan karena luas penampang lebih kecil, sehingga tidak menguras bahan bakar. Kendaraan yang tidak sulit saat melaju akan lebih sedikit mengkonsumsi bahan bakar, karena hanya membutuhkan sedikit tenaga.


2. Perhatikan beban kendaraan


Pastikan Anda mengetahui batas beban maksimal kendaraan, agar tidak terjadi hambatan angin yang bisa memperlambat kecepatan kendaraan. Jika kendaraan berjalan lambat, maka akan sulit berakselerasi dan membutuhkan tenaga yang lebih untuk bergerak, demikian juga konsumsi BBM-nya. Singkirkan barang-barang yang tidak diperlukan dari dalam mobil atau bagasi. Tips ini akan membantu menghemat bahan bakar agar tidak boros karena kebutuhan tenaga yang tinggi dari mobil.


3. Menggunakan oli yang tepat


Oli sintetis merupakan oli yang dibuat dari minyak bumi, yang diproses secara kimiawi. Proses pembuatan yang rumit membuat harganya lebih mahal daripada jenis oli lainnya. Tetapi, oli sintetis memiliki keunggulan untuk meningkatkan kinerja mesin kendaraan.


Penggunaan oli yang tepat dapat meminimalisir penguapan dan dapat menghemat konsumsi bahan bakar kendaraan sekitar 5%. Oli ini mampu melumas mesin secara maksimal dan efisien dalam menjaga keadaan mesin. Rentang penggantian oli sintetis juga lebih panjang daripada penggunaan oli mineral, sehingga Anda tidak perlu sering-sering mengganti oli ke bengkel. Jadi, hal ini bisa menghemat biaya dan waktu perawatan.


4. Tune-Up secara rutin


Kegiatan dalam tune-up ini biasanya adalah memperbaiki koil dan busi kendaraan, untuk memperbaiki putaran mesin agar tenaganya semakin optimal dan pemakaian bahan bakar bisa efisien. Tone-up lebih menekankan ke efisiensi bahan bakar yang digunakan, daripada penekanan pada mesin kendaraan.


5. Servis lainnya


Selain perawatan yang telah disebutkan di atas, service keseluruhan kendaraan juga harus terjadwal, agar kondisi luar dan dalam dari kendaraan tetap berfungsi dengan normal. Kendaraan juga harus rutin dibersihkan, agar tidak ada kotoran yang bisa menghambat fungsi dari komponen mesin.


Manfaat Menghemat BBM


Manfaat menghemat BBM yang pertama adalah dari segi ekonomi, pengeluaran yang dikeluarkan akan dapat ditekan, sehingga tidak boros uang untuk mengisi bahan bakar terlalu sering. Harga semua jenis bahan akar yang semakin lama semakin mahal dan tersedia terbatas, membuat kita harus berhemat. Belum lagi masalah polusi karena hasil pembakaran pada mesin-mesin kendaraan yang terjadi setiap hari, yang dapat menyebabkan lapisan ozon menipis.


Pembatasan penggunaan kendaraan seperti saat pandemi ini, dapat meminimalisir pembakaran dan menjadi kesempatan memperbaiki lapisan ozon.


Cara menghemat BBM kendaraan khususnya dalam kondisi pandemi saat ini, sangat perlu dilakukan untuk menekan penggunaan kendaraan, di samping biaya pengeluaran yang tinggi.

Solusi Lengkap Download Aplikasi dan Games, Informasi Teknologi, Lifestyle dan Gadget