Minggu

Main Ponsel saat Hujan Bisa Tersambar Petir, Benarkah?

Main Ponsel saat Hujan Bisa Tersambar Petir, Benarkah?
FEC Media

FedStyle.id - Petir terjadi karena awan yang kaya akan listrik bermuatan negatif dan tertarik dengan listrik positif yang berada di bumi, agar segera bisa menetralkan muatannya. Aliran listrik negatif dari awan ke bumi inilah yang biasa kita kenal dengan petir.


Karena ingin segera mencapai bumi, maka kilat atau petir tersebut akan tertarik untuk menyambar atau melewati benda-benda yang tinggi yang berada di permukaan bumi. Apabila di kota, maka berarti melalui gedung-gedung tinggi. Sedangkan jika di lapangan, maka akan melalui pohon, dan jika di jalanan maka akan melalui tiang listrik atau telepon.


Ini juga menjadi alasan mengapa ketika hujan berpetir, kita sangat tidak disarankan untuk berlindung di bawah pohon, atau bermain bola di lapangan terbuka. Hal tersebut akan membuka peluang untuk tersambar petir.


Sebelumnya, telepon yang berada di rumah-rumah memanfaatkan sambungan kabel tembaga yang tersambung dari tiang telepon di jalan dan masuk ke rumah-rumah. Jika petir menyambar tiang telepon yang lebih tinggi dari jalan. Maka bisa jadi beban listrik yang besar juga teraliri ke rumah dan bisa merusak telepon berkabel di dalam rumah.


Kemungkinan, inilah yang kemudian berkembang menjadi mitos bahwa ketika hujan terlebih berpetir, kita dilarang untuk menggunakan ponsel di dalam rumah. Padahal, ponsel saat ini tidak tersambung kabel agar bisa terkoneksi, atau yang lebih kita kenal sebagai wireless, nirkabel atau tanpa kabel.


Ilustrasi (Pixabay)

Benarkah main ponsel saat hujan bisa tersambar petir?


Menurut para ahli dari National Weather Service, menggunakan ponsel ketika ada petir, sama sekali tidak memiliki hubungan dan pengaruh. Spesialis keselamatan kilat National Weather Service, John Jensenius, mengatakan bahwa petir tidak bisa menyambar melalui ponsel dan hanya bisa melalui kabel dan pagar saja. Dikutip dari  jurnal yang dirilis National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA), ada tiga faktor utama yang mempengaruhi lokasi tempat petir akan menyerang. Pertama, soal ketinggian. Kedua, merujuk pada bentuk runcing. Ketiga, soal isolasi yang menjadi faktor dominan sambaran petir. Sehingga hal yang  perlu diperhatikan adalah lokasi serta memastikan diri berlindung di tempat yang aman.


Sementara menurut jurnal yang dikeluarkan lembaga cuaca Amerika Serikat, National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA), ponsel aman dipakai meskipun saat hujan. "Tidak ada penghubung langsung antara Anda dan petir," tulis NOAA dalam situsnya.


Jadi, bermain ponsel di dalam rumah sewaktu hujan petir akan aman-aman saja. Yang tidak aman yakni apabila hujan petir, kita bermain ponsel di lapangan terbuka. Ada kemungkinan petir menyambar bukanlah karena ponselnya, namun karena kita menjadi bidang paling tinggi di lapangan.


Yang mungkin bisa menjadi perhatian ketika bermain ponsel di dalam rumah waktu hujan petir, yakni saat ponsel terhubung dengan charger ke colokan listrik. Ketika listrik menyambar tiang listrik, maka bisa jadi beban listrik memenuhi jaringan listrik rumah dan turut merusak ponsel yang sedang diisi daya.


Namun kejadian ini jarang sekali terjadi. Sebab kebanyakan rumah-rumah yang cukup tinggi juga telah dilengkapi dengan penangkal petir. Selain itu, jaringan listrik di rumah yang baik senantiasa mempunyai ground yang tersambung ke tanah untuk mengalirkan kelebihan muatan listrik. Jaringan listrik rumah juga mempunyai pengaman sekring atau fuse, yang akan segera memutus listrik apabila beban berlebih.


Intinya, ketika sedang hujan petir, apabila bermain ponsel di dalam rumah atau dalam gedung, maka aman-aman saja. Informasi yang banyak beredar tentang tidak boleh memainkan ponsel di dalam rumah ketika hujan petir, hanyalah mitos. 

Solusi Lengkap Download Aplikasi dan Games, Informasi Teknologi, Lifestyle dan Gadget