Selasa

Selain “Keluar di Luar”, Ini 5 Tips Berhubungan Intim Tanpa Khawatir Kebobolan

Selain “Keluar di Luar”, Ini 5 Tips Berhubungan Intim Tanpa Khawatir Kebobolan
FEC Media

Menerapkan cara berhubungan intim agar tidak mengakibatkan kehamilan memang membutuhkan trik yang tepat. Jika salah langkah, bisa-bisa Anda kebobolan hamil tanpa direncanakan. Lantas, apakah ada cara yang bisa mencegah atau menurunkan risiko kehamilan setelah berhubungan seksual dengan pasangan? Simak penjelasannya di bawah ini, ya!


Mungkin ada masanya Anda dan pasangan memilih untuk menunda atau berhenti punya anak, tetapi tetap ingin berhubungan seksual.


Mengutip hallosehat.com, sebenarnya, belum ada posisi berhubungan khusus agar tidak hamil saat seks pada masa subur.


Namun, jangan khawatir, cara berikut ini dapat Anda coba agar tetap bisa berhubungan intim, tetapi tidak mengakibatkan kehamilan:


1. Hindari berhubungan seksual saat masa subur


Kesuburan dan kehamilan sangat ditentukan oleh siklus menstruasi. Jadi, sebelum menentukan waktu bercinta yang paling aman, pahami dulu bagaimana kerja siklus haid.


Setiap wanita memiliki siklus haid yang berbeda-beda, mulai dari 25-35 hari.


Hari pertama siklus dimulai dari hari pertama menstruasi, sedangkan hari terakhir siklus adalah tepat sehari sebelum menstruasi berikutnya.


Setelah perdarahan haid berhenti, Anda memasuki masa awal ovulasi.


Masa awal ovulasi disebut juga sebagai masa subur karena pada saat ini tubuh sedang mempersiapkan diri untuk melepaskan sel telur.


Jika Anda berhubungan seks pada masa ini, kemungkinan Anda hamil tentu tinggi.


Oleh karena itu, sebagai cara menghindari agar tidak mengakibatkan kehamilan, Anda disarankan untuk tidak berhubungan intim saat masa subur.


Akan tetapi, sesungguhnya tidak ada jaminan bahwa kehamilan tak mungkin terjadi bila Anda berhubungan seks di saat sedang tidak subur.


Pasalnya, sulit sekali untuk menentukan secara pasti kapan masa subur dan tidak subur seseorang karena perubahan siklus menstruasi sangat mungkin terjadi.


Perhitungan siklus yang dianjurkan oleh dokter atau bidan hanya berfungsi sebagai gambaran saja.


Ilustrasi. (Net)



2. Berhubungan intim menggunakan kondom


Cara mudah untuk berhubungan intim yang tidak mengakibatkan kehamilan adalah dengan menggunakan kondom.


Kondom yang digunakan pria akan mencegah sperma masuk ke tubuh wanita sehingga mengurangi risiko kehamilan.


Selain dapat mencegah kehamilan, fungsi kondom juga dapat melindungi Anda dari berbagai penyakit kelamin atau menular seksual serta penularan HIV/AIDS.


Anda bisa mendapatkan kondom dengan mudah di apotek atau swalayan terdekat.


3. Berhubungan intim dengan menggunakan kontrasepsi


Bila Anda belum mau hamil, hindari berhubungan seks tanpa alat kontrasepsi, terlebih di masa subur.


Jadi, pastikan Anda menggunakan alat kontrasepsi sebagai cara berhubungan intim yang tidak mengakibatkan kehamilan.


Berikut pilihan kontrasepsi sebagai cara agar tidak hamil setelah melakukan hubungan seksual:


KB suntik

Dikutip dari pusat kesehatan masyarakat Britania Raya, NHS, KB suntik mencegah kehamilan dengan cara melepaskan hormon progesteron ke aliran darah Anda.


Jika digunakan dengan tepat, keefektivan kontrasepsi ini bisa mencapai 99 persen.


KB implan

Sama seperti KB suntik, KB implan juga bekerja dengan cara melepaskan hormon progestron ke aliran darah Anda.


KB implan berbentuk batang plastik yang diletakkan di dalam lengan. Umumnya, kontrasepsi ini dapat bekerja dengan baik selama kurang lebih 3 tahun.


Setelah masa berlakunya habis, Anda disarankan kembali menggunakan KB impan untuk mencegah kehamilan.


Intrauterine devices (IUD)

IUD adalah perangkat plastik dan tembaga berbentuk huruf T yang dimasukkan ke dalam rahim oleh dokter.


Kontrasepsi ini dapat melindungi Anda dari kehamilan selama 5-10 tahun.


Jika dipasang dengan tepat, IUD dapat efektif mencegah kehamilan hingga 99 persen.


Artinya, cara ini ampuh dilakukan jika Anda ingin berhubungan intim yang tidak mengakibatkan kehamilan.


Pil KB

Pil KB adalah obat yang berisi hormon untuk mencegah kehamilan. KB ini berbentuk paket pil dan harus rutin Anda minum setiap hari.


Kontrasepsi berbentuk pil ini bekerja dengan cara menghentikan sperma agar tidak bergabung dengan sel telur.


Selain itu, hormon yang ada di dalam pil ini dapat membantu menghentikan ovulasi sehingga tidak ada pelepasan sel telur.


4. Senggama terputus


Senggama terputus atau juga disebut dengan “keluar di luar” artinya pihak pria harus menarik penisnya keluar dari vagina sehingga ejakulasi terjadi di luar tubuh wanita.


Ini adalah salah satu metode KB alami sebagai cara berhubungan intim yang tidak mengakibatkan kehamilan.


Namun, cara mencegah kehamilan yang satu ini membutuhkan konsentrasi penuh saat melakukannya.


Meski senggama terputus mungkin bisa menjadi salah satu cara paling mudah untuk mencegah kehamilan. Sayangnya, kontrasepsi alami ini cenderung sering gagal dilakukan.


5. Gunakan kontrasepsi darurat setelah berhubungan seksual tanpa pengaman


KB darurat merupakan jalan pintas jika Anda terlanjur berhubungan intim tanpa pengaman yang mungkin mengakibatkan kehamilan.


Ini juga bisa menjadi cara agar tidak hamil setelah berhubungan pada masa subur.


Dikutip dari Planned Parenthood, berikut ini adalah jenis-jenis kontrasepsi darurat yang bisa Anda pilih:


Kontrasepsi darurat IUD

Gunakan kontrasepsi darurat IUD dalam 120 jam atau 5 hari setelah melakukan hubungan seks tanpa kondom.


Penggunaan kontrasepsi darurat ini adalah salah satu cara yang paling efektif untuk mencegah kehamilan setelah berhubungan seksual.


Pil kontrasepsi darurat

Minum pil kontrasepsi darurat, disebut juga morning-after pill dalam 120 jam atau 5 hari setelah berhubungan seks tanpa kondom.

Solusi Lengkap Download Aplikasi dan Games, Informasi Teknologi, Lifestyle dan Gadget